BESTTANGSEL.COM, Tangerang Selatan – Berkiprah selama 17 tahun di Juni 2017, Komisi Pengawas Persaingan Usaha ( KPPU) telah membawa banyak perubahan dalam persaingan usaha di Indonesia.

Capaian prestasi KPPU dimulai pada tahun 2008, yang menyoroti mahalnya tarif SMS dikarenakan adanya kesepakatan yang dilakukan oleh enam operator selular di Indonesia. keenam operator tersebut sepakat menetapkan tarif SMS lintas operator sekitar Rp 250 sampai Rp 350 untuk satu kali SMS.

“Sampai akhirnya KPPU masuk dan memperingatkan ke enam operator tersebut agar menghentikan kartel atau persekongkolan,” tutur Syarkawi Rauf, Ketua KPPU, saat menggelar buka puasa bersama awak media di BSD Tangerang Selatan, Selasa, 5 Juni 2017.

“Setelah dilakukan penegakan hukum, akhirnya tarif SMS turun menjadi Rp 100. Artinya ada saving income konsumen disana Rp 200 sampai Rp 250 untuk satu kali SMS,” jelas Syarkawi. Atas kejadian tersebut, konsumen dirugikan oleh enam operator seluler selama empat tahun. Mulai tahun 2008 sampai 2012.

“Selama empat tahun periode kartel di industri telekomunikasi, KPPU berhasil menyelamatkan uang konsumen mencapai Rp 28 triliun,” ungkapnya.

Kontribusi lain yang sudah dilakukan adalah masalah transportasi udara. “Sebelum KPPU masuk, Indonesia hanya memiliki 3 maskapai penerbangan. Sehingga harga jual tiket penerbangan menjadi sangat mahal. Setelah adanya persaingan baru, kini masyarakat Indonesia bisa merasakan mudah dan murahnya melakukan penerbangan,” ujar Syarkawi.

Menurut Syarkawi, dari 2500 laporan kecurangan persaingan usaha yang diterima KPPU, 73% adalah masalah pengadaan barang dan jasa. “Untuk masalah pengadaan barang dan jasa, kami menemukan masih banyaknya praktek persekongkolan,” ungkapnya.

Di bulan Ramadan 1438 H ini, KPPU sangat intens mengawasi persaingan kartel pangan, di antaranya bawang putih, daging dan ayam. Syarkawi mengatakan bahwa monopoli import bawang putih dari negara Cina membuat harga bawang putih melambung tinggi. “Untuk masalah ini KPPU sudah menyelidiki dan akan segera mengambil langkah kongkrit,” pungkasnya.

 

Ashri

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.