BESTTANGSEL.COM, TANGERANG -Konsep smart city tak hanya mengembangkan kawasan urban dengan menciptakan berbagai kemudahan bagi penghuninya, namun sekaligus menciptakan pembangunan ekonomi berkelanjutan dan peningkatan kualitas hidup. Konsep smart city menjadi topik obrolan antara Sinar Mas Land (SML), Pemkab. Tangerang, Pemkot. Tangsel, pelaku bisnis digital bersama Tempo Media Group, di Chakra Hall & Lounge The Breeze BSD, (10/4/2019).

Obrolan yang bertajuk “Being Smart With Smart City” yang dihadiri oleh Presiden Direktur Lintasarta Arya Damar, Direktur Utama MRT Jakarta William Sabandar, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, serta CEO Technology Business Sinar Mas Land Irvan Yasni ini, juga menampilkan Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara sebagai keynote speaker.

Kegiatan yang bertujuan sebagai upaya percepatan pertumbuhan smart city diharapkan bisa memberikan gambaran utuh pada para pemangku kepentingan dan masyarakat luas, tentang isu-isu terkini membangun smart city dengan berbagai tantangannya.

CEO technology dan business Sinar Mas Land, Irvan Yasni menyatakan dalam melakukan integrasi menjadi Smart Digital City, BSD bukan hanya membangun infrastruktur dan IT, tapi juga ikut membangun sumber daya manusia digital, dengan menghadirkan berbagai sekolah-sekolah IT seperti Apple Developer, Techpolitan, Binar Academy, Creative Nest, dan Purwadhika IT School.”

Lanjut Irvan, “Bumi Serpong Damai (BSD) atau BSD City, adalah salah satu kawasan hunian modern di kawasan Serpong, Tangerang, Banten, yang menerapkan konsep smart city. BSD City semakin berkembang menjadi kawasan perkotaan (urban), hal ini dibuktikan dengan hadirnya pusat-pusat perbelanjaan, pasar modern, hiburan, perkantoran, serta bisnis di kawasan yang dikelola oleh Sinar Mas Land ini. Konsep smart city yang dikembangkan Sinar Mas Land juga sudah menerapkan konsep yang telah diterapkan oleh negara-negara besar di dunia, seperti Singapura, Spanyol, Amerika, dan Norwegia.”

Irvan juga memaparkan, “Sebagai kawasan berkonsep kota cerdas, BSD City pun menghadapi banyak tantangan. Hal tersebut terlihat pada kebutuhan akan modernisasi infrastruktur (baik infrastruktur moda transportasi yang terintegrasi dan infrastruktur digital), penghematan biaya operasional, penciptaan pendapatan, serta peningkatan keterlibatan warga.
Namun, satu hal yang patut dibanggakan, BSD City yang dikembangkan oleh Sinar Mas Land merupakan pionir smart city di Indonesia, yang telah menerapkan Integrated Smart Digital City pada pembangunan infrastruktur dan fasilitas digital untuk mendukung berbagai aktivitas warganya. Sinar Mas Land juga sukses membangun Digital Hub dan One Smart Services, di kawasan BSD City yang tak hanya bermanfaat bagi warga masyarakat, namun Pemerintah Kota secara luas.”

“Sumber daya manusia digital menjadi kebutuhan yang tidak ditunda lagi, mengingat semua hal saat ini mengarah ke sektor digital. Jadi, untuk menunjang sebuah kota yang cerdas, dibutuhkan banyak sumber daya manusia di bidang digital. Oleh karena itulah kebutuhan akan tenaga kerja dibidang digital menjadi sangat tinggi, sehingga saat ini juga diperlukan banyak sekolah-sekolah IT, yang dihadirkan di BSD City,” tutup Irvan Yasni.

Asri/rlls

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.