BESTTANGSEL.COM, Tangerang Selatan -Tahun 2014 ‘Decoupage’ seni menggunting dan menempel asal Perancis ini mulai merambah Indonesia. Seni dalam dunia fashion tersebut pun booming di tahun 2016 hingga saat ini.

Decoupage adalah seni kerajinan tangan yang relatif mudah dan menyenangkan. Decoupage bisa dipelajari relatif cepat hanya dengan beberapa langkah. Biasanya Decoupage diaplikasikan untuk objek barang fashion seperti tas, dompet, topi dan lain sebagainya.

Agar lebih unik, seni Decoupage dipadukan dengan kerajinan tangan khas Indonesia lainnya seperti anyaman bambu, lontar, rotan atau pandan. Hasilnya, produk Decoupage  jauh lebih menawan.

“Untuk model tas atau dompet yang dipakai saya mengadopsi dari trend fashion saat ini, agar tas atau dompet yang dihasilkan selalu uptodate. Setelah itu, kami langsung membuat anyaman tas sesuai model yang diinginkan, di sini pun kami mulai menentukan jenis bahan apa yang akan digunakan, apakah bambu, rotan, lontar atau pandan. Selanjutnya, mulailah dibuat motif untuk Decoupage yang diinginkan”, ujar Nuning, salah seorang perajin Decoupage yang menggunakan tisu, atau napkin import untuk aplikasi Decoupage agar lebih menarik.

Meski memiliki nilai seni tinggi, tas atau dompet Decoupage hasil karya Nuning dijual dengan harga yang sangat terjangkau. “Untuk harga sangat bervariasi, jika terbuat dari lontar tas kami jual dengan kisaran harga 600 ribu rupiah. Yang paling mahal adalah tas yang terbuat dari rotan, harganya bisa mencapai 1 juta rupiah”, ungkap Nuning yang beromzet jutaan rupiah per bulan. (*)

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.