BS

FOTO : BS

Kepolisian Resort Kota Tangerang Selatan berhasil menangkap Komplotan pencetak dan pengedar uang palsu pecahan Rp. 100 ribu senilai ratusan juta rupiah.

 

Dua orang dari komplotan ini berhasil ditangkap oleh petugas kepolisian polsek pagedangan saat berada didepan PT LG, Desa Babat, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, karena menunjukkan gerak-gerik yang mencurigakan. Menurut kepala Bagian Humas Polres Kota Tangsel, Ajun Komisaris Polisi Mansuri mengatakan, dari tiga pelaku, dua pelaku berhasil ditangkap, sedangkan satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri. (14/07/2016).

 

“Saat melakukan observasi, anggota kami mencurigai gerak-gerik mencurigakan dari tiga orang pelaku, saat didekati pria atas nama Yanto langsung melarikan diri, sedangkan dua orang rekannya atas nama Hendra dan Novian Setiawan tidak sempat kabur karena keburu dipegang petugas,” Jelas Mansuri.

 

Keduanya tidak dapat mengelak ketika petugas menggeledah tas yang dibawa oleh pelaku dan didapati delapan lembar uang palsu pecahan Rp 100 ribu. Dari keterangan kedua pelaku, uang palsu tersebut didapat dari temannya yang berada di Perum Duta Asri Blok 5E Nomor 16, Kelurahan Cibodas, Jati Uwung, Kota Tangerang.

 

Mansuri menambahkan, dari hasil penggeledahan ditemukan satu buah kardus berisi kertas warna cream, bahan baku uang palsu sebanyak 500 lembar, delapan buah alat sablon merek ATC screen, empat botol tinta warna merah, hitam, biru dan kuning dan empat tinta merek Fuji Xerox, 20 gulung benang nilon warna putih, serta uang pecahan seratus ribu rupiah senilai Rp. 3,2 juta.

 

“Barang-barang tersebut digunakan untuk proses pembuatan uang palsu,” Ungkap mansuri.

Atas tindakan tersebut para pelaku diancam pasal 244 KUHP Subsider 245 KUHP dengan hukuman penjara 15 tahun. (IR)

 

Teks : Iyar

Foto : BS