BESTTANGSEL.COM, DEPOK- Pada minggu terakhir bulan Ramadhan 1442 H, tepatnya pada tanggal 6-8 Mei 2021, Program Studi D-III Sekretari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pamulang menyambangi Yayasan Tunas Insan Mulia yang berlokasi di Jl. Jambu, RT. 02/05 No.81, Kel. Kedaung, Kec. Sawangan, Kota Depok. Kunjungan tersebut adalah untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat (PKM), sebagai wujud implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Pemilihan khalayak sasaran atau tempat PKM disesuaikan dengan datangnya bulan suci Ramadhan sehingga Yayasan Tunas Insan Mulia yang menampung dan mendidik anak yatim dan dhuafa dinilai sangat tepat karena disamping memberikan pelatihan akan pentingnya kemandirian kepada mereka, tim pengabdi juga bisa berbagi baik secara materi maupun ilmu pengetahuan sebagai bekal anak yatim dan dhuafa menjalani kehidupan di masa yang akan datang.

Yayasan yang didirikan pada tahun 2015 tersebut dihuni sekitar 50 anak didik, yang terdiri dari beragam usia dari 5 sampai 15 tahun. Anak didik yang diasuh oleh yayasan adalah anak yatim dan dhuafa masyarakat sekitar, maupun lainnya yang menitipkan anaknya pada yayasan untuk mendapatkan bantuan baik kebutuhan hidup fisik maupun rohani seperti, pendidikan umum maupun agama.

Disamping sebagai pondok pesantren modern, Yayasan Tunas Insan Mulia juga membuka SD & SMP IT. Yayasan Tunas Insan Mulia mempunyai tujuan, ikut berperan aktif  dalam membina dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia yang cerdas, terampil dan mandiri serta memiliki akhlak yang mulia dengan memberdayakan potensi ekonomi dan sosial umat.

Melihat langsung keberadaan yayasan yang masih dalam tahap pengembangan baik dari sisi sarana dan prasarana maupun kegiatannya, tim pengabdi merasa terpanggil membantu yayasan dalam hal memberikan pelatihan kepada anak asuh, dan anak didik yang tinggal di yayasan tentang bagaimana menanamkan kemandirian sehingga mereka siap untuk menghadapi masa depannya.

Tim pengabdi yang diketuai oleh Harjoyo, S.E., M.M. dan beranggotakan 4 orang dosen yaitu Waluyo, S.Pd., M.M., Drs. Suwandi, M.M., Tri Agus Siswanto, S.Pd., M.M. dan Riri Oktarini, S.E., M.M., serta 4 orang mahasiswa tersebut melaksanakan pengabdian selama 3 (tiga) hari yang dimulai pada hari Kamis, 06 Mei 2021 dan diakhiri pada hari Sabtu, 08 Mei 2021. Adapun materi dan jenis pelatihan yang diberikan menyangkut tentang bagaimana menumbuhkan kepercayaan diri dan kemandirian, untuk dapat bersaing dengan orang lain setelah anak yatim dan dhuafa yang dididik di Yayasan Tunas Insan Mulia selesai menempuh pendidikannya.

Pelatihan juga dilengkapi dengan role playing, kuis dan membangun self confident anak-anak untuk berani tampil di depan orang banyak dengan memberikan stimulan, anak yang berani maju di depan dan berbicara menggunakan mikropon diberikan hadiah.

Waluyo, S.Pd., M.M. selaku pemateri menjelaskan ”Kesuksesan adalah hak setiap orang, adik-adik yang tinggal dan dididik oleh yayasan juga berhak menjadi orang yang sukses dengan syarat harus disipin, mandiri, ulet, tekun, jujur, berakhlak baik, mempunyai jiwa kreatif dan inovatif serta keahlian”

“Di tengah pandemi yang sudah berjalan lebih dari satu tahun ini, kami menyambut baik dan terima kasih kepada tim pengabdi dari Universitas Pamulang yang peduli dan mau berbagi dengan anak yatim dan dhuafa, semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi anak didik kami yang sangat membutuhkan perhatian dan kepedulian” Papar Marselih Irawan, S.Ag. selaku Ketua Yayasan Tunas Insan Mulia dalam sambutanya sebelum acara pelatihan dimulai.

Pada hari ketiga atau hari terakhir dari rangkaian pengabdian, dilakukan juga pemberian cendera mata untuk yayasan, santunan dan makanan berbuka puasa untuk anak yatim dan dhuafa. Mengingat di masa pandemi, sesuai anjuran pemerintah, maka acara buka puasa bersama ditiadakan, kemudian acara ditutup dengan doa bersama.

Rangkaian kegiatan PKM ditulis oleh : Harjoyo, S.E., M.M.

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.