BESTTANGSEL.COM, TANGERANG-  Mempertajam pengetahuan sarjana S1 di bidang teknologi, serta sebagai upaya menghasilkan tekhnopreneur yang mumpuni, Universitas Multimedia Nusantara (UMN) membuka program baru, yaitu Magister Manajemen Teknologi (MMT). Program ini dapat diikuti oleh Sarjana dari berbagai jurusan dan dapat ditempuh dalam waktu satu tahun (tiga semester).

“Saat ini sudah terdaftar sekitar 22 orang calon mahasiswa MMT, dan kemungkinan akan bertambah, namun di kuliah S2 perdana ini, UMN hanya membatasi untuk 30 orang mahasiswa saja. Hal ini mengingat efektifitas dan kualitas yang harus diutamakan,” ungkap Dr. Florentina Kurniasari selaku Koordinator Program MMT UMN, di sela acara halal bihalal UMN, Rabu (13/6/2019).

Florentina juga menjelaskan beberapa persyaratan agar bisa diterima menjadi mahasiswa S2 UMN. “Ada beberapa test yang harus diikuti oleh calon mahasiswa, di antaranya adalah test TOEFL min harus diatas 400, karena buku-buku yang kami gunakan dalam pembelajaran serta penyelesaian kasus adalah buku-buku berbahasa Inggris, selain itu ada juga test wawancara.”

Program MMT UMN akan dibimbing oleh dosen ahli yang sudah bergelar profesor ataupun doktor. Waktu perkuliahan pun dijadwalkan mulai Senin hingga Jumat setiap pukul 18.00-21.00 WIB.

“Namun tidak usah khawatir, semua mahasiswa akan memperoleh jatah makan malam selama proses perkuliahan, dan ini free karena sudah masuk dalam biaya kuliah sebesar Rp55 juta hingga selesai,” papar Florentina.

Program MMT UMN merupakan satu-satunya prodi MMT di Indonesia yang menekankan pada aspek pengelolaan inovasi dan teknologi terkini dikombinasikan dengan aspek wirausaha. Profil lulusan yang ingin dibentuk oleh UMN, diantaranya ICT-Based Business Specialists and Technology Strategists, Business Development Managers dan Technology Innovator and Start-Up Entrepreneur.

“Hal tersebut karena UMN adalah perguruan tinggi yang fokus pada pengembangan teknologi informasi (Information and Communication Technologies / ICT). Prodi MMT diperlukan untuk mendukung program Pemerintah dalam persiapan menuju ekonomi digital di Indonesia. Selain itu, agar kesehatan institusi tetap terjaga, maka UMN harus terus melangkah maju,” ujar Rektor UMN Dr. Ninok Leksono menambahkan.

 

Keunggulan MMT UMN

Sebagai program baru yang diluncurkan, program MMT UMN memiliki berbagai keunggulan, diantaranya kepemilikan business incubator Skystar Ventures, yang terakreditasi sebagai inkubator bisnis teknologi terbaik di Indonesia dari Kemenristek Dikti sejak 2016 dan anggota dari Global Accelerator Network, Sillicon Valley.

UMN memiliki business incubator yang akan mendampingi mahasiswa selama menjalankan bisnis start-up-nya. Kami juga menyediakan sarana prasarana yang lengkap, termasuk akses jurnal Internasional; Harvard Business Review, Emerald, EBSCO, dan lainnya.

Sistem pengajaran MMT UMN berbasis teknologi dengan menggunakan metode collaborative learning dan blended learning. Nantinya, mahasiswa diberikan kebebasan dalam menentukan penulisan laporan tugas akhir dalam bentuk thesis (termasuk memberikan rekomendasi manajerial) atau melakukan new venture project.

 

Asri

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.