BESTTANGSEL.COM, JAKARTA-Yayasan Kanker Indonesia (YKI) hari ini menerima donasi alat cuci tangan dari Yayasan Batik Indonesia (YBI) dan Yayasan Perempuan Untuk Negeri (PUN) dalam rangka menekankan pentingnya dan menerapkan kebiasaan cuci tangan selama masa pandemi Covid-19.

Dua alat cuci tangan diserahkan secara langsung oleh Ketua Yayasan Batik Indonesia dan Yayasan Perempuan Untuk Negeri, Ibu Yanti Airlangga kepada Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Prof. Dr. dr. Aru Sudoyo, SpPD, KHOM, FINASIM, FACP. Alat cuci tangan tersebut akan ditempatkan di pelataran YKI Pusat, di Jl. GSSJ Sam Ratulangi no. 35, Menteng, Jakarta Pusat, dan di Klinik YKI di Jl. Lebak Bulus Tengah No. 9, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (30/6).

Ibu Yanti Airlangga mengatakan, “Dalam rangka pencegahan meluasnya Covid-19, kami memberikan donasi berupa dua buah alat cuci tangan kepada Yayasan Kanker Indonesia, sebagai upaya mendukung program pemerintah dalam membantu masyarakat mematuhi kebiasaan mencuci tangan.”

Prof. Dr. dr. Aru Sudoyo, SpPD, KHOM, FINASIM, FACP menyampaikan, “YKI mempunyai peran untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat akan kanker dengan menggandeng berbagai institusi dan elemen. Kami mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Batik Indonesia dan Yayasan Perempuan Untuk Negeri atas donasi alat cuci tangan.”

Lebih lanjut Prof. Aru Sudoyo menjelaskan bahwa pasien kanker rentan terhadap Covid-19, sehingga kebiasaan mencuci tangan sangatlah penting sebagai upaya pencegahan menyebarnya virus tersebut. YKI Pusat maupun Klinik YKI banyak menerima pengunjung yang membeli obat maupun melakukan cek kesehatan, dan fasilitas tempat cuci tangan ini menjadi sangat penting sebagai salah satu protokol PSBB.

Prof. Aru Sudoyo mengajak masyarakat untuk selalu mencuci tangan, sebab mencuci tangan memiliki dua makna, yang pertama, secara simbolis merupakan keharusan mencuci tangan selama masa pandemi Covid-19, dan yang kedua, dengan mencuci tangan, manusia saling mengamankan. (**)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.