BESTTANGSEL.COM, Tangsel – Aktivitas belajar tidak selalu berlangsung di dalam kelas. Sebanyak 60 siswa TK Islam Durrotul Hikmah mengikuti kegiatan eduwisata bertajuk Panen Raya di Kelompok Wanita Tani (KWT) Good Farm Pakujaya, binaan CSR PT Indah Kiat Pulp & Paper (IKPP) Tangerang, Kamis (30/4/2026).
Dalam kegiatan ini, anak-anak diajak mengenal proses bercocok tanam secara langsung, mulai dari menyiram tanaman, mengenal berbagai jenis sayuran dan tanaman obat keluarga, hingga ikut memanen hasil kebun.
Penanggung jawab eduwisata TK Islam Durrotul Hikmah, Ustazah Delta, mengatakan kegiatan luar ruang ini dirancang untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus memperkenalkan sumber pangan kepada anak sejak dini.
“Anak-anak dikenalkan jenis tumbuhan, cara menanam, dan edukasi pilah sampah. Harapannya mereka lebih menghargai makanan dan lingkungan sekitar,” ujarnya.
Ketua KWT Good Farm Pakujaya, Menik, menjelaskan selain belajar tentang tanaman, peserta juga diajak melihat area budidaya ayam petelur dan ikan nila yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan terpadu di lokasi tersebut.
Menurutnya, pengalaman praktik langsung seperti ini membuat anak-anak lebih mudah memahami proses produksi pangan.
“Tadi anak-anak panen kembang kol dan kangkung, melihat tanaman TOGA, ayam petelur, sampai budidaya ikan nila. Jadi mereka bisa belajar dari pengalaman langsung,” kata Menik.
Head Sustainability PT Indah Kiat Pulp & Paper Tangerang Mill, Kholisul Fatikhin, menyebut perkembangan KWT Good Farm dalam tiga tahun terakhir menunjukkan hasil positif dari program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan perusahaan.
Ia menilai kawasan KWT kini tidak hanya berfungsi sebagai lahan produktif warga, tetapi juga mulai berkembang menjadi destinasi edukasi berbasis lingkungan.
“Kita lihat hari ini KWT dikunjungi anak-anak untuk belajar langsung tentang tanaman dan lingkungan. Ini membuktikan tempat ini punya nilai edukasi bagi masyarakat,” ujarnya.
Ketua RW 11 Pakujaya, Muhammad Busman, turut menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, kunjungan siswa TK menjadi bentuk sinergi antara pendidikan dan pemberdayaan masyarakat di lingkungan sekitar.
“Bagus untuk edukasi anak-anak sekaligus memberi semangat bagi ibu-ibu KWT karena hasil kerja mereka bisa bermanfaat lebih luas,” tuturnya. (red/*)

Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.