BESTTANGSEL.COM, Tangerang Selatan – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) hingga kini belum menentukan nilai besaran Upah Minimum Kota (UMK) 2019. Padahal dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia telah mewajibkan setiap pemerintah daerah mengumumkan.

“UMK ada dua versi,” ungkap Kepala Seksi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industri, Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangsel, Siswanto, saat dikonfirmasi wartawan, Jum’at (2/11/2018).

Ia jelaskan, tim yang tergabung dalam Dewan Pengupahan Kota (Depeko) Kota Tangsel telah melakukan kajian berdasarkan Kebutuhan Hidup Layak, Pendapatan Domestik Bruto dan angka inflasi.

Siswanto bilang, dua versi angka UMK 2019 itu diusulkan oleh kalangan asosiasi pekerja dan pengusaha. Jumlah kedua angka yang diusulkan berbeda.

“Ya begitu lah begitu setiap tahunnya juga,” jelas Siswanto. Menurutnya, draft pengajuan UMK telah disodorkan ke meja Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) sejak Selasa kemarin.

UMK 2018 di Kota Tangsel besarannya mencapai Rp3.555.834,67. Airin hingga kini belum meneken UMK karena dikabarkan masih berlibur di Australia.

 

Asri/istimewa

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.