BESTTANGSEL.COM, JAKARTA- Meningkatkan kualitas layanan kepada peserta, menjadi fokus perhatian direksi baru BPJS Kesehatan. Di antaranya dengan, mengurangi antrean di fasilitas kesehatan, mempercepat koordinasi rujukan antar fasilitas kesehatan, mengoptimalkan sistem informasi BPJS Kesehatan dengan layanan fasilitas kesehatan, serta memperkuat upaya edukasi publik mengenai JKN-KIS.

Hal tersebut sebagaimana dikatakan oleh Dirut BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, dalam konferensi pers usai serah Terima Keputusan Presiden Nomor 37/P Tahun 2021 dari DJSN kepada BPJS Kesehatan, di Hotel Shangrila Jakarta, Selasa (2/3/2021).

“Kita ingin meningkatkan kualitas layanan peserta sesuai customer journey dengan fokus mengurangi antrean. Caranya kita bangun dan kuatkan inovasi sistem manajemen informasi online, dan nantinya fasilitas kesehatan memakai inovasi ini, sehingga antrean pasien menjadi lebih cepat.”

Ghufron juga menjelaskan bahwa dia dan jajarannya akan terus mengedukasi peserta JKN-KIS, agar inovasi sistem manajemen informasi online ini bisa berjalan optimal.

Ghufron juga mengatakan bahwa fokus BPJS kesehatan selanjutnya adalah meningkatkan jumlah kepesertaan, meningkatkan kepercayaan seluruh pihak terhadap program JKN-KIS, serta meningkatkan dan menjaga keberlangsungan program JKN-KIS dengan dana yang cukup.

Menanggapi hal itu, Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) akan terus mengawasi kinerja BPJS Kesehatan melalui penilaian capaian kinerja BPJS Kesehatan, yang tercantum dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 186 Tahun 2020 tentang Tata Cara Pengesahan Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan Tahunan BPJS, dan Peraturan Pemerintah Nomor 88 tentang Tata Cara Pengenaan Sanksi Administrasi Bagi Anggota Dewan Pengawas dan Direksi BPJS.

Adapun berdasarkan Surat Keputusan Direktur Utama Nomor 93 Tahun 2021 tanggal 25 Februari 2021 tentang Susunan Anggota Direksi, DJSN telah menetapkan sebagai berikut: Direktur Pengawasan, Pemeriksaan dan Hubungan Antar Lembaga, Mundiharno, Direktur Keuangan dan Investasi, Arief Witjaksono Juwono Putro, Direktur SDM dan Umum, Andi Afdal, Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan, Lily Kresnowati, Direktur Perencanaan, Pengembangan dan Manajemen Risiko, Mahlil Ruby, Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta, David Bangun, Direktur Teknologi Informasi, Edwin Aristiawan.

Melalui penetapan Dewan Pengawas dan Direksi BPJS Kesehatan yang baru, DJSN optimis penyelenggaraan jaminan sosial kedepannya dapat lebih baik lagi, terutama dalam bidang kepesertaan dan pelayanan serta keuangan sehingga dapat menjamin peserta untuk mendapat manfaat sesuai dengan haknya. Oleh karenanya, DJSN mendorong kerjasama seluruh pihak untuk bersama-sama mewujudkan jaminan kesehatan yang berkualitas bagi seluruh penduduk Indonesia. (**)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.