BESTTANGSEL.COM, JAKARTA -Alarm tanda kebakaran berbunyi keras dari Lantai 2 Rumah Sakit (RS) Siloam Asri, disusul dengan kepulan asap tebal dari salah satu ruangan rumah sakit. Tak lama kemudian listrik pun padam. Meski sempat membuat panik pasien dan pengunjung rumah sakit, namun kesigapan para karyawan RS Siloam Asri dalam mengevakuasi pasien, membuat suasana kembali tenang terkendali.

Itu sekilas gambaran simulasi bahaya kebakaran di RS Siloam Asri yang bertempat di Kelurahan Duren Tiga, Pancoran Jakarta Selatan, yang dilakukan pada Selasa, (29/10/2019). Pada pelatihan simulasi tersebut, RS Siloam Asri melibatkan 55 karyawan rumah sakit sebagai tim evakuasi dan pemadam api guna menyelamatkan 15 pasien yang terperangkap asap dilantai tersebut.

Evakuasi berhasil menyelamatkan 15 pasien dan seluruh data-data rumah sakit serta memadamkan sebagian api yang mulai menyebar dalam waktu kurang dari 5 menit. Setelah evakuasi seluruh pasien berhasil dilakukan melalui tangga darurat, petugas pemadam kebakaran tiba dalam waktu kurang dari 10 menit.

Kerjasama yang baik, dan kesigapan para karyawan RS Siloam Asri dalam melaksanakan latihan evakuasi bahaya kebakaran, berbuah apresiasi dari Dinas Pemadam Kebakaran di Jakarta.

“Kewaspadaan dan kesiapan dalam menghadapi bencana, terutama dalam menghadapi bahaya kebakaran dilingkungan rumah sakit harus ditumbuhkan setiap saat. Itu satu hal alasan kenapa kita mengadakan pelatihan simulasi dan evakuasi kebakaran. Pelatihan diadakan guna meningkatkan kembali kewaspadaan dan penyegaran materi yang telah disampaikan akan simulasi dan evakuasi kebakaran dilingkungan rumah sakit bagi seluruh karyawan yang bertugas di RS Siloam Asri, “ungkap CEO RS Siloam Asri, Dr. Gerald Parulian, MARS, di sela simulasi.

Gerald menambahkan dalam setahun terakhir, RS Siloam Asri telah melakukan dua kali pelatihan evakuasi kebakaran, namun kali ini dilibatkan tim sub dinas pencegahan kebakaran dari Jakarta Selatan. “Dilibatkannya tim dinas pencegahan kebakaran dari Damkar Jaksel agar pihak kami dapat mengetahui bagaimana cara bersinergi dalam menghadapi bahaya kebakaran pada situasi darurat, ” ujarnya.

Sementara itu, Jaidon, AR, SH., kepala seksi pencegahan Sub Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Selatan, memberi apresiasi akan pelatihan dan evakuasi kebakaran yang dilakukan manajemen RS Siloam Asri. Apresiasi berdasarkan atas kesigapan, pemahaman materi dan sinergi kerjasama yang dilakukan petugas RS Siloam Asri dalam menerapkan pelatihan simulasi akan bahaya.

“Saya memberi apresiasi, seluruh petugas rumah sakit Siloam melakukan simulasi sesuai prosedur dan memahami cara kerja evakuasi. Terlebih untuk areal rumah sakit yang bisa dikatakan sulit karena tidak hanya menolong pasien namun juga harus menolong keluarga pasien dari bahaya api, ” pungkasnya.  (rlls)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.