(Ki-Ka): Adila Amelia - head of film Dellawati Wijaya former head of content hooq, Yonas Yasahardja, Associate Group CEO Sinar Mas Land, Patrick Effendi, CEO Creative Nest Indonesia, Ody Mulya CEO/Producer Max pictures, Salman aristo CEO wahana kreator, Script writer/Producer, Andi budiman CEO ideosource.

BESTTANGSEL.COM, TANGERANG –  Sinar Mas Land menggandeng Creative Nest menghadirkan acara Movie Industry Talks untuk para sineas film di Indonesia. Menghadirkan berbagai nama besar dalam industri perfilman Indonesia, kegiatan dengan tema “A Talkshow with Experienced & Talented People from Movie Industry” yang digelar di Auditorium GOP9, BSD City, dihadiri oleh ratusan mahasiswa khususnya para digital creative, Sabtu (27/07/2019).

Irawan Harahap, Project Leader Digital Hub Sinar Mas Land dalam kesempatan tersebut mengatakan, “Perfilman Indonesia ini adalah salah satu potensi yang sangat besar yang kita miliki. Terlihat selama beberapa tahun terakhir, perfilman Indonesia telah memberikan banyak prestasi bagi Indonesia baik melalui penghargaan maupun cast film Hollywood yang diperankan oleh aktor Indonesia. Tentu sebagai kota yang berfokus pada pengembangan ekonomi digital, sektor perfilman ini menjadi fokus yang cukup penting di BSD City, oleh karena itu kami bersama Creative Nest, salah satu perusahaan digital di BSD City mengadakan acara Movie Industry Talks ini, dengan harapan banyak pegiat perfilman atau anak-anak muda yang tertarik dalam industri perfilman bisa hadir dan tergerak untuk mencetak karya-karya masterpiece.”

Movie Industry Talks merupakan acara talk show yang mempertemukan sineas film terbaik Indonesia dengan para audiens yang memiliki ketertarikan dalam dunia perfilman. Di sini akan dibahas proses pembuatan film dan tips dalam mencetak karya film terbaik yang terbagi dalam tiga segmen besar Pre-Production, Production, dan Post-Production.

Dalam talkshow kali ini, sineas akan berbincang dan berbagi pengalaman mengenai penulisan skrip, pemilihan angle film, perencanaan finansial dan berbagai topik sebelum dimulainya proses produksi dengan menghadirkan Ody Mulya Hidayat (Produser Dilan 1990), Salman Aristo (Penulis Naskah Laskar Pelangi), dan beberapa nama besar lainnya.

Sementara dalam sesi ‘Production’, topik yang akan dibahas adalah seputar proses produksi film dengan menghadirkan Anggy Umbara (Director Warkop DKI Reborn), Wulan Guritno (Aktris), Rico Marpaung (Art Director, Suzanna) dan beberapa sineas lain.

Sedangkan terakhir adalah sesi Post-Production. Di sesi ini para nara sumber membahas masalah editing, coloring, penambahan musik dalam film, dan topik menarik lain, seperti Aline Jusria (Editor, Kulari ke Panta), Adi Supriadi (Colorist, The Raid 2), Satrio Budiono (Sound Designer, Keluarga Cemara) dan sineas lain yang berpengalaman dalam post-production.

Creative Nest Indonesia: Tempat belajar pelaku industri kreatif

Industri kreatlf di tanah air merupakan salah satu industri dalam negeri yang mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah Indonesia, karena dinilai berhasil menjadi motor penggerak ekonomi, baik itu secara online maupun offline. Berkaitan dengan hal tersebut, Sinar Mas Land bekerjasama dengan tokoh animasi Indonesia Patrick Effendy menghadirkan tempat belajar industri kreatif yaitu Creative Nest Indonesia. Kehadiran tempat belajar ini bertujuan untuk membantu menyediakan pelatihan dan memberikan peluang kerja untuk berbagai industri kreatif di tanah air, sekaligus sebagai wadah berkumpulnya para insan kreatif indonesia dalam berkolaborasi.

Berlokasi di The Breeze BSD City, Creative Nest Indonesia mengundang kaum milenial yang memiliki talent untuk ikut bergabung karena di wadah ini telah disediakan segala sesuatunya secara lengkap. Tempat belajar ini menyiapkan kelas animasi, virtual reality, augmented reality, graphic design, game design, coding dan motion graphic. Selain itu, akan digelar workshop dan seminar dari para pakar di bidangnya yang diadakan secara reguler, serta menampikan banyak IP (Intellectual Property) dan karya anak bangsa lain melalui Creative Nest Indonesia.

Hadirnya sekolah animasi ini menambah anggota komunitas pencetak industri digital kreatif di kawasan Digital Hub BSD City. Sejumlah institusi pendidikan di bidang coding telah hadir lebih dulu di area ini seperti Apple Developer Academy, Binar Academy, Techpolitan, Purwadhika dan Grab Innovation Lab. (Asri)

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.