BESTTANGSEL.COM, TANGERANG SELATAN – LSM Gerakan Masyarakat Anti Koruptor (Gempur) yang mendampingi Kusno Indra Putranto sebagai korban, akhirnya melaporkan Lurah Pondok Aren, Munadi secara resmi ke Polres Tangsel terkait penyalahgunaan wewenang jabatan, Kamis, (21/12/2017).

Ketua LSM Gempur, Saprudin Roy berharap kasus ini bisa cepat diselesaikan dan Munadi bisa dijebloskan ke jerusi besi.

“Saya disini hanya mendampingi Pak Kusno sebagai korban, melaporkan lurah Pondok Aren atas penyalahgunaan wewenang jabatan. Semoga, dengan adanya laporan ini bisa cepat di proses dan Munadi dijebloskan ke penjara. Ini bukan soal mediasi, kita negara hukum harus diselesaikan secara hukum,” papar Roy.

Kronologi kejadian tersebut berawal dari korban, Kusno Indra Putranto yang hendak mengurus surat tanah seluas kurang lebih 5.000 meter. Namun, Munadi selaku Lurah Pondok Aren meminta sejumlah uang kepada korban.

Lurah Pondok Aren, Munadi dikenai pasal 422 KUHP dengan ancama empat tahun kurungan penjara. Gempur pun, memiliki sejumlah bukti untuk memperkuat laporan tersebut.

“Kita punya bukti rekaman pembicaraan dan juga memiliki percakapan Munadi dengan Pak Kusno yang meminta sejumlah uang,” ujarnya.

Sementara itu, Kusno Indra Putranto sebagai pelapor mengatakan, sudah memberikan sejumlah uang dengan nominal sebesar Rp 2 juta secara langsung yang diketahui melalui via whatsapp.

“Itu awal November, secara tidak langsung indikasinya sudah mempersulit. Padahal berkas sudah komplit, lurah tetap mengulur waktu. Akhirnya, lanjut percakapan via whatsapp atas permintaan beliau,” jelas Kusno.

Laporan tersebut tercantum di surat pengaduan dengan nomor : LP/K/925/XII/2017/SPKT/PMJ/Polres Tangsel.

 

BR

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.