N009“Semua bisa masuk, tidak perlu mobil yang modifikasi. Intinya tidak ada unsur show off dan saling enak aja untuk semua”

Komunitas modifikasi mobil yang eksis di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD) ini telah berdiri sejak 5 April 2010. Berdirinya Autofahren berawal dari para anggota yang senang mengemudi dan memodifikasi mobil.

Raden Aditya Notosuprapto, Founder Autofahren Community mengatakan, Autofahren yang memiliki makna senang mengemudi ini mempunyai 58 anggota dan 32 diantaranya biasa mengadakan Kopi Darat di BSD.

N008Menurut Adit, anggota Autofahren Community tidak hanya berasal dari kawasan BSD saja, namun banyak juga yang berasal dari Cengkareng, Pancoran, Tebet, Kuningan, Mangga Dua, Kelapa Gading, Malang hingga Lampung.

Selain itu, Autofahren rutin mengikuti berbagai event-event otomotif, diantaranya race, contest, touring, drifting dan slalom. “Kami juga kerap melakukan kegiatan sosial seperti bakti sosial, kunjungan ke panti asuhan bahkan bencana alam,” ujar Adit.
Adit menambahkan, kegiatan otomotif seperti race dan contest itu penting bagi komunitas, karena kegiatan tersebut merupakan ajang untuk meningkatkan eksistensi nama Autofahren. “Sedangkan untuk kegiatan sosial kita sering melaksanakannya karena kita sadar masih banyak orang di luar yang masih butuh bantuan,” ujar Adit.

Sementara untuk bergabung dengan Autofahren Community, anggota tidak harus memiliki mobil yang modifikasi. Karena tujuan dibentuknya komunitas ini untuk saling sharing dan menjalin keakraban antarsesama anggota. Selain itu Autofahren Community kerap mengkampanyekan untuk saling menghargai antarsesama pengendara di jalan raya.

“Semua bisa masuk, tidak perlu mobil yang modifikasi. Intinya tidak ada unsur show off dan saling enak aja untuk semua. Kita sebagai anak komunitas mobil ingin menunjukan bahwa komunitas mobil itu tahu aturan dan lalu lintas dengan saling menghargai anta sesama pengendara dan tidak brutal serta santun di jalan,” pungkasnya.