BESTTANGSEL.COM, Tangerang Selatan – Pembangunan crossing gorong-gorong di Jalan Raya Ciater, Serpong kian menambah kemacetan ruas jalan tersebut. Mencoba mengatasi hal tersebut, Kepolisian Resort (Polres) Tangerang Selatan (Tangsel) telah membuat sistem rekayasa lalu lintas di Jalan Raya Ciater.
Kasat Lantas Ajun Komisaris Lalu Hedwin Hanggara mengungkapkan, sistem rekayasa diberlakukan pada waktu jam sibuk. Rencana rekayasa arus lalu lintas sistem contra flow diberlakukan untuk mengurai kemacetan.
“Pagi hari akan diprioritaskan arus yang mengarah ke Intermark dengan menggunakan jalur yang berlawanan,” katanya, Kamis (14/11/2018).
Lalu jelaskan, pada sore dan malam
hari akan diprioritaskan arus yang mengarah ke Maruga dengan menggunakan jalur berlawanan arah.
“Titik contra flow putaran SPBU Ciater dan putaran depan Ruko Nusa Loka BSD,” jelasnya.
Diketahui, epatnya di depan proyek Tandon Nusa Loka sedang ada proyek crossing gorong-gorong. Proyek yang digarap oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tangsel itu dijadwalkan berlangsung hingga 30 November besok.
DPU Kota Tangsel mengganti ukuran gorong-gorong cor (box culvert) yang tadinya kurang dari 1 meter diganti menjadi 2×2 meter. Sebab di titik tersebut rawan terjadi genangan banjir akibat antrean air saat curah hujan tinggi.
Asri/istimewa

Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.