BESTTANGSEL.COM, JAKARTA – Dianggap merupakan kegagalan dalam mengatasi gizi buruk di Kabupaten Asmat, Papua, Menteri Sosial Idrus Marham tidak sependapat.

“Bukan (kegagalan), tidak seperti itu melihatnya,” ujar Idrus Marham di Jakarta, Senin (29/1/2018).

Idrus menjelaskan, upaya pemerintah untuk menggenjot pembangunan infrastruktur di Papua merupakan upaya awal untuk menciptakan hidup yang lebih sejahtera untuk rakyat Papua

Selain itu, idrus menambahkan, pembangunan infrastruktur itu sudah terlihat dampaknya. Misalnya, harga-harga kebutuhan masyarakat di Papua kini lebih terjangkau.

Berbagai program sosial juga diberikan pemerintah. Anggaran penanggulangan kemiskinan terdiri dari subsidi Rp 161 triliun, Program Keluarga Harapan (PKH) untuk 10 juta keluarga Rp 17,3 triliun, dan Program Indonesia Pintar Rp 10,8 triliun.

Ada pula program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk masyarakat miskin Rp 25,5 triliun, bantuan pangan Rp 13,5 triliun, program bidik misi Rp 4,1 triliun, dan dana desa Rp 60 triliun.

Meski begitu, pemerintah menyadari hal itu belum cukup. Oleh karena itu, saat ini pemerintah sedang merumuskan konsep yang terpadu dan menyeluruh untuk menyelesaikan persoalan-persoalan di Papua, termasuk gizi buruk.

“Kami akan menentukan bagaimana program-program yang lebih konkret secara terpadu dan menyeluruh,” kata Idrus.

Tim Terpadu Penanggulangan KLB Asmat yang melibatkan Dinas Kesehatan Kabupaten Asmat, Kementerian Kesehatan, TNI, dan Polri terus bekerja menyisir kampung terisolir di 19 distrik di Kabupaten Asmat.

 

BR/BS

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.