BESTTANGSEL.COM, Jakarta – Untuk yang ketiga kalinya DAAD bekerjasama dengan Universitas Indonesi,  dan didukung oleh Kementerian Luar Negeri Republik Federal Jerman mengadakan “Falling Walls Lab 2018 Jakarta”, Sabtu, (15/09). Kompetisi pemaparan ilmu pengetahuan berdurasi 3 menit dengan bahasa Inggris yang dimengerti masyarakat awam ini  diikuti oleh 15 finalis dari seluruh Indonesia.

Acara dibuka oleh Christian Rabl dari DAAD Jakarta sebagai ketua tim Falling Walls Lab Jakarta 2018, Dekan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia, Jörg Kinnen (Kepala bagian kultur dan budaya dari Kedutaan Besar Jerman) dan Simon Grimley (representatif dari EURAXESS regional ASEAN).

Kompetisi ilmu pengetahuan ini diperuntukkan untuk orang-orang yang bertalenta, bermotivasi tinggi, memiliki ide-ide dan inovasi di bidang ilmu pengetahuan dan bisnis. Kompetisi ini terbuka bagi para profesional muda, lulusan S1 atau S2, lulusan atau kandidat S3, Postdocs, dan wirausaha. 15 finalis yang berasal dari beberapa kota di Indonesia seperti Medan, Bandung, Banjarmasin, Samarinda, Yogyakarta, Jakarta dan Tangerang.

Para peserta kompetisi bersaing ketat mempersiapkan 3 slide dengan waktu penyampaian materi selama 3 menit dalam Bahasa Inggris di hadapan 7 orang juri dengan latar belakang pendidikan dan asal institusi yang berbeda, yakni Leenawaty Limantara, Ph.D., Rektor Universitas Pembangunan Jaya, alumna DAAD, Alexander von Humboldt, Foundation Ambassador, Simon Grimley, representatis EURAXESS regional ASEAN, dan Ismira Lutfia Tisnadibrata, salah serang jurnalis yang sudah dua kali berhasil terpilih mengikuti program DAAD Press Tour pada tahun 2016 dan 2017.

Program ini hanya untuk 15 jurnalis terpilih dari seluruh dunia untuk diundang ke Jerman dan melakukan kunjungan ke beberapa institusi riset, universitas dan lembaga-lembaga lainnya. Di antaranya adalah; PD Dr. habil. Sonja Kleinertz, dosen DAAD di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, IPB, Toto Suharto, Managing Director, PT. Robert Bosch Automotive, lulusan Jerman, Dr. Vishnu Juwono, Kepala kantor Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia, dan Yacinta Esti Project Manager, ASEAN Farmers‘ Organistaions Support Programme, ASEAN Foundation, alumna DAAD.

Pemenang Falling Walls Lab Jakarta 2018 adalah Dr. I Made Andi Arsana dari UGM dengan judul presentasi Breaking the Wall of Technological Injustice.  Pemenang akan mewakili Indonesia dalam final Falling Walls Lab 2018 di Berlin tanggal 8 November 2018, untuk melawan puluhan pemenang Falling Walls Lab dari seluruh dunia. Pemenang juga mendapatkan kesempatan untuk mengikuti Falling Walls Lab Conference pada tanggal 9 November yang akan dihadiri oleh tokoh-tokoh penting dan ilmuwan dari beberapa negara di dunia, juga hadiah EURAXESS berupa kesempatan mengunjungi salah satu lembaga riset ataupun universitas di salah satu negara anggota Uni Eropa yang menjadi pilihan pemenang,” tutur Leenawaty Limantara, Ph.D., Rektor Universitas Pembangunan Jaya, sebagai salah seorang juri kompetisi tersebut.

 

 

Asri/rlls

 

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.