BESTTANGSEL.COM, CIREBON- Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFI) melihat bahwa pada tahun 2014 hingga 2019, pasien gagal ginjal diperkirakan mencapai 100 ribu. Cirebon adalah salah satu kota dengan jumlah pasien gagal ginjal cukup tinggi, dan yang mengkhawatirkan peningkatan pasien gagal ginjal tidak diimbangi dengan jumlah unit Hemodialisa (mesin cuci darah).

Minimnya fasilitas hemodialisis di wilayah Cirebon, adalah alasan bagi Siloam Hospitals Putera Bahagia membuka Unit Pelayanan Hemodialisis dengan dukungan empat mesin. Pembukaan layanan diharapkan membantu mempertahankan kualitas dan harapan hidup masyarakat Cirebon, khususnya pasien yang terkena penyakit ginjal kronik.

Dan bertepatan pada tanggal 11 September 2019, yaitu Hari Ulang Tahun yang ke 13 pada 11 September 2019, Rumah Sakit Putera Bahagia Siloam Hospitals Group, RS Putera Bahagian Cirebon membuka Unit Pelayanan Hemodialisis dengan 4 mesin.

Pembukaan Unit Hemodialisis RS Putera Bahagia Siloam Hospitals Group dihadiri oleh Deputy Presiden Direktur Siloam Hospitals Group Carolin Riadi, Kepala Dinas Kotamadya Cirebon Dr Edi Sugiarto, Direktur Rumah Sakit di Cirebon, Kepala Puskesmas di sekitar Rumah Sakit Putera Bahagia, Jajaran Muspika Kec Larangan Cirebon dan Jajaran Dokter dan Staff Management Rumah Sakit Putera Bahagia Siloam Hospitals Cirebon.

“Dengan adanya penambahan mesin baru Hemodialisa, di RS Putera Bahagia Siloam Hospitals Group, maka harapan hidup bagi pasien gagal ginjal di Cirebon akan bertambah besar,” tutur Carolin Riadi, selaku Deputy Presiden Direktur Siloam Hospitals Group.

Kerjasama tim yang beranggotakan dokter spesialis penyakit dalam, dokter nefrologi, dokter umum yang bersertifikasi HD,  serta perawat yang terampil, mahir dan bersertifikat tersebut diharapkan mampu memberikan kenyamanan dan keamanan untuk pasien selama menjalani terapi ini di rumah sakit. (rlls)

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.